Pengertian Penjualan, Jenis, Macam-Macam dan Tujuannya

Pengertian Penjualan, Jenis, Macam- Macam dan Tujuannya – Berjualan atau berdagang memang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Iya, Namun tidak semuanya yang mengerti ilmu berjualan sebenarnya. Pasalnya, berjualan tidak hanya berjualan, tapi juga ada ilmunya. Salah satunya adalah ilmu pemasaran. Nah, untuk lebih jelasnya berikut akan kami sajikan infromasi terkait dengan pengertian penjualan, jenis dan tujuannya. Berikut ulasannya :

Pengertian Penjualan

Penjualan merupakan kegiatan yang terinegrasi untukmengembangkan rencana-rencana penting yang ditujukankepada usaha pemuas kebutuhan dan keinginan pembeli/konsumen, gunanya adalah untuk memperoleh penjualan yang bisa menghasilkan keuntungan atau laba. Atau pengertian penjualan ialah suatu kegiatan transaksi yang dilakukan oleh 2 (dua) orang atau lebih denga memakai alat pembayaran yang sah.

Pengertian Penjualan, Jenis, Macam-Macam dan Tujuannya

Penjualan juga merupakan salah satu sumber dari pendapatan seseorang atau perusahaan yang melangsungkan transaksi jual beli. Dalam suatu perusahaan ataupun perorangan jika penjualannya besar makapendapatan atau laba yang diperoleh perusahaan atau seseorang tersebut sangat besar pula.

Baca Juga :   Supervisor Adalah - Pengertian Supervisor, Tugas, dan Tanggung Jawab SPV

Tujuan utama dari penjualan adalah untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dari produk atau jasa yang dijualnya. Akan tetapi mutu dan kualitas barang dan jasa yang akan dijual harus benar-benar terjamin. Setiap perusahaan harus mempunyai tujuan penjualan yang ingin dicapai.

Jenis-Jenis Penjualan

  • Trade selling:merupakan suatu jenis penjualan yang dilakukan oleh pedagang kepada grosir, tujuan utamanya untuk dijual kembali.
  • Tehnical selling: merupakan suatu cara atau usaha-usaha untuk meningkatkan penjualan dengan cara memberikan saran dan nasehat kepada konsumen atau pembeli akhir dari barang dan jasanya. Dalam hal yang satu ini wirausaha tersebut mempunyai tugas utama untuk mengidentifikasi dan juga menganalisa segala macam masalah yang dihadapi oleh pembeli lalu setelah itu menunjukkan bagaimana produk atau jasa yang ditawarkan bisa mengatasi masalah si konsumen dan pembeli.
  • Missionary selling:merupakan suatu bentuk wirausaha dimana pengusaha atau perusahaan berusaha untuk meningkatkan penjualannya dengan cara mendorong pembeli dan tentu saja untuk membeli produk atau jasanya. Dalam hal ini pengusaha atau perusahaan yang bersangkutan memiliki penyalur tersendiri dalam menyalurkan atau mendistribusikan produk maupun jasanya.
  • New business selling: merupakan suatu usaha-usaha untuk membuka transaksi batu dengan cara mengubah seorang calon konsumen menjadi konsumen.
Baca Juga :   Pengertian Stakeholder, Teori dan Contohnya

Tujuan Penjualan

Seperti yang kita tau bahwa segala tindakan atau kegiatan yang dilakukan tentu memiliki suatu tujuan, layaknya kegiatan penjualan juga memiliki tujuan. Tujuan dari penjualan adalah untuk mendatangkan keuntungan atau laba dari produk-produk atau jasa yang dihasilkan produsennya dengan pengelolaan yang baik dan juga mengharapkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Tentu kita tau bahwa untuk mendapatkan keuntungan yang besar tentu kita harus meningkatkan kinerja dari pihak distributor dalam menjamin mutu dan kualitas barang atau jasa yang akan di jual. Dan untuk mencapai suatu tujuan dalam suatu perusahaan harus memiliki target penjualan yang harus dicapai.

Macam – Macam Transaksi Penjualan

  1. Penjualan Tunai dimana penjualan ini bersifat cash dan carry. Yang pada umumnya terjadi secara kontan dan dapat pula terjadi pembayaran selama satu bulan yang dianggap kontan.
  2. Penjualan Kredit merupakan penjualan dengan tenggang waktu rata-rata diatas satu bulan.
  3. Penjualan Tender merupakan penjualan yang dilaksanakan melalui prosedur tender untuk memenangkan tender selain harus memenuhi berbagai prosedur.
  4. Penjualan Ekspor merupakan penjualan yang dilakukan dengan pihak pembeli luar negeri yang mengimpor barang tersebut.
  5. Penjualan Konsinyasi merupakan penjualan yang dilakukan dengan cara titipan kepada pembeli yang juga sebagai penjual.
  6. Penjualan Grosir merupakan penjualan yang dilakukan tidak langsung kepada konsumen, melainkan melalui pedangang grosir atau eceran.
Baca Juga :   Pengertian Anggaran : Jenis, Manfaat dan Tujuannya

Demikian ulasan yang bisa kami sajikan untuk anda terkait dengan pengertian penjualan, jenis, tujuan penjualan. Semoga dari pengertian diatas bisa memberikan wawasan dan ilmu yang bermanfaat.

Categories Ekonomi