Pengertian Pengawasan, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya

Pengertian Pengawasan, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya – Pada pembahasan kali ini, kami akan menyajikan sedikit ilmu terkait dengan pengertian pengawasan, jenis dan fungsinya. Dimana pengawasan ini sendiri akan selalu dibutuhkan untuk setiap intansi, lembaga, organisasi dan perusahaan guna untuk mengetahui seluruh aktifitas yang telah direncanakan sebelumnya. Dan berikut ulasannya.

Pengertian Pengawasan

Pengertian Pengawasan, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya

Secara umum pengawasan ialah suatu proses untuk menegaskan bahwa seluruh aktifitas yang terselenggara telah sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sebelumnya. Selain itu ada juga yang menyebutkan bahwa pengawasan adalah suaha yang disusun secara sistematis untuk menentukan acuan kerja pada proses perencanaan sistem feedback informasi, mengkonfirmasi hasil kerja dengan acuan kerja yang telah dibuat serta menganalisis terjadinya penyimpanan dan mengambil langkah perbaikan yang dibutuhkan untuk menjamin penggunaan sumber daya organisasi/perusahaan secara efektif dan efisien dalam rangka untuk mencapai tujuan suatu organisasi/perusahaan.

Jika dilihat dari pengertian pengawasan diatas, pada dasarnya kegiatan pengawasan ini dilakukan untuk mengetahui secara segera terkait dengan penyimpangan, penyalahgunaan, pemborosan maupun problematika organisasi yang lain, yang kemudian akan dilakukan langkah untuk melakukan koreksi dan perbaikan terhadap permasalahan tersebut.

Baca Juga :   Pengertian Administrasi : Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri Administrasi

Sehingga bisa kami tarik kesimpulan bahwa pengawasan merupakan suatu aktivitas untuk membandingkan antara hasil yang telah dilaksanakan dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sehingga dalam pengawasan ini diperlukan adanya acuan, standar, dan alat ukut terkait dengan hasil yang ingin dicapai.

Pengertian Pengawasan Menurut Para Ahli

1. Winardi

Menurut Winardi, pengawasan merupakan seluruh kegiatan yang dijalankan oleh pihak manager untuk memastikan hasil yang dicapai sesuai dengan hasil dari perencanaan yang ingin dicapai.

2. Sondang P. Siangian

Menurut Sondang, pengawsan merupakan suatu proses mengamati pelaksanaan dari keseluruhan aktivitas suatu organisasi untuk menjamin agar seluruh tugas yang sedang dilakukan bisa berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

3. Victor M. Situmoran dan Jusuf Juhir

Menurut Victor, pengawasan merupakan segala bentuk upada dan perbuatan yang ditujukan untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan tersebut telah berjalan sesuai dengan aturan dan tujuan yang ingin dicapai.

4. Henry Fayol

Menurut Hendry Fayon, pengawasan merupakan suatu proses pengujian untuk mengetahui apakah segala sesuatu yang telah dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, serta serusi dengan perintah dan aturan yang ada. Selain itu pengawasan ini bertujuan untuk mengetahui kekurangan dan penyimbangan untuk segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya kesalahan yang sama dikemudian hari.

Baca Juga :   Etika Bisnis : Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Contohnya

5. George R. Terry

Menurut George R. Terry, pengawasan merupakan suatu upaya untuk menentukan hasil yang telah diraih, mengevaluasi hasil tersebut dan menjamin agar hasil yang dicapai sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.

Jenis-Jenis Pengawasan

  • Pengawasan internal dan eksternal: pengawasan internalmerupakan suatu pengawasan yang dilaksanakan oleh orang atau badan yang ada didalam lingkungan unit lembaga atau organisasinya. Sedangkan pengawasan eksternal ialah pengawasan yang dilaksanakan oleh unit pengawasan yang terdapat diluar unit lembaga atau organisasi yang diawasinya.
  • Pengawasan preventif represif: pengawasn preventif ialah suatu bentuk pengawasan yang dilaksnakan pada kegiatan sebelum kegiatan tersebut dilakukan, sehingga mampu mencegah terjadinya kegiatan yang melenceng. Contohnya: pengawasan yang dilakukan pemerintah untuk menangkal penyimpangan pelaksanaan keuangan negara yang berpotensi akan merugikan negara. Sedangkan pengawasan represif ialah suatu bentuk pengawasan yang dilaksanakan pada kegiatan setelah kegiatan itu sudah selesai dilakukan. Conthonya: pengawasan pada anggaran akhir tahun, dimana anggaran yang telah ditentukan disampaikan laporannya.
  • Pengawasan aktif dan pasif:pengawasan aktifialah merupakan suatu bentuk pengawasan yang dilaksanakan ditempat kegiatan yang bersangkutan. Sedangkan pengawasan pasif ialah merupakan suatu bentuk pengawasan yang dilaksanakan melalui penelitian dan pengujian terhadap surat-surat ataupun laporan pertanggungjawab yang disertai dengan bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran.
  • Pengawasan kebenaran formil:merupakan suatu bentuk pengawasan menurut hak dan (rechtimatigheid) dan pemeriksaan kebenaran materi ihwal maksud dan tujuan pengeluaran (doelmatigheid).
Baca Juga :   Pengertian Perencanaan, Fungsi, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Perencanaan

Fungsi Pengawasan

  1. Sebagai penilai apakah setiap unit-unit telah melaksanakan kebijaksanaan dan prosedur yang menjadi tanggungjawabnya masing-masing
  2. Sebagai penilai apakah surat-surat atau laporan yang didapat sudah menggambarkan kegiatan-kegiatan yang sebenarnya secara tepat dan cermat.
  3. Sebagai penilai apakah pengendalian manajemen sudah cukup memadai dan dilakukan secara efektif.
  4. Sebagai peneliti apakah kegiatan telah dilaksanakan secara efektif yakni mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.
  5. Sebagai peneliti apakah kegiatan telah dilaksanakan secara efisien

Jadi bisa disimpulkan bahwa fungsi pengawasan ialah untuk memberikan nilai, analisis, merekomendasikan dan menyampaikan hasil laporan atau surat yang berhubungan dengan bidan pekerjaan sebuah lembaga atau organisasi yang telah diteliti.

Tujuan Pengawasan

Berikut tujuan pengawasan dalam manajemen organisasi :

  • Pengawasan bertujuan untuk menjamin berjalannya suatu pekerjaan sesuai dengan perencanaan, kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan.
  • Untuk melakukan koordinasi antar aktivits yang dilakukan.
  • Menghindari terjadinya penyalahgunaan dan pemborosan anggaran.
  • Melakukan penjaminan akan terwujudnya kepuasan konsumen terhadap produk yang dihasilkan suatu perusahaan.
  • Untuk membangun kepercayaan kepada konsumen/publik pada kepemimpinan organisasi/perusahaan/pemerintahan.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang definisi pengawasan, semoga artikel ini bisa menambah wawasanmu.

Categories Ekonomi