Pengertian Pendidikan, Tujuan, Fungsi dan Jenis Pendidikan

Pengertian Pendidikan, Tujuan, Fungsi dan Jenis Pendidikan – Pendidikan, tentu kita sudah tidak asing dengan kata tersebut. Bahkan kata pendidikan tersebut sudah menjadi bahan obrolan sehari-hari. Lalu apa sih pendidikan itu? Dan apa tujuan pendidikan untuk diri kita dan negara? Nah, pada pembahasan kali ini kami akan jelaskan terkait dengan pengertian pendidikan secara umum dan pengertian pendidikan menurut para ahli lengkap dengan tujuan, fungsi dan jenis pendidikan.

Secara umum pengertian pendidikan adalah sebuah usaha dan rencana yang memiliki tujuan untuk suatu kelompok didik dengan suasana dan proses pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Yang nantinya peserta didik bisa aktif dalam proses perkembangan potensi diri untuk mencetak kekuatan keagamaannnya, pengendalian diri, kepribadian dan kecerdasan yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan masyarakat.

Untuk lebih jelasnya berikut akan kami sajikan pengertian pendidikan menurut sudut pandang para ahli atau pakar pendidikan. Berikut ulasannya :

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

1. Ki Hajar Dewantara

Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan merupakan suatu proses menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik, yang nantinya peserta didik bisa mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat.

2. Ahmad D Rimba

Menurut Ahmad D Rimba pengertian pendidikan adalah suatu bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh seorang guru/pendidik kepada peserta didik yang berfokus pada pendidikan jasmani rohani  dengan tujuan membentuk kepribadian peserta didik yang utama.

3. Martinus Jan Langeveld

Menurut Martinus Jan langeveld pendidikan merupakan suatu proses yang dilakukan pendidik untuk membentuk kepribadian anak agar bisa melakukan tugas hidupnya secara mandiri dan bertanggung jawab. Sederhananya pendidikan merupakan suatu usaha orang dewasa dalam membimbing anak-anak menuju kedewasaan.

4. Gunning dan Kohnstamm

Selanjutnya menurut Gunning dan Kohnstamm pendidikan merupakan suatu proses pembentukan hati nurani dan penentuan diri yang etis dan sesuai dengan hati nurani.

5. Carter V. Good

Menurut Carter V. Good pendidikan merupakan suatu proses perkembangan kecakapan individu dalam bersikap dan berperilaku dilingkungan masyarakat. Suatu proses sosial dimana seseorang akan dipengaruhi oleh suatu lingkungan yang terorganisir seperti rumah atau sekolah. Sehingga dengan adanya pendidikan seoranga anak bisa mencapai perkembangan diri dan kecakapan sosial.

6. Undang-Undang Republik Indonesia

Menurut UU No. 20 Tahun 2003 pengertian pendidikan adalah suatu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik bisa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual kegamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Setelah mengetahui pengertian pendidikan secara umum dan menurut para ahli dapat kita ambil kesimpulan bahwa pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan seseorang untuk proses pencarian jati diri, pengembangan potensi diri dan pembentukan hati nurani.

Secara etimologi kata pendidikan dalam bahasa Inggris menjadi education. Sedangkan dalam bahasa latin pendidikan disebut sebagai educatum yang berasal ari 2 suku kata yaitu e dan duco. Yang mana e ini berati pengembangan diri dan kata duco ini bearti perkembangan atau sedang dikembangkan. Sehingga secara etimologi pendidikan dapat diartikan sebagai proses pengembangan kemampuan diri dan kekauatan individu.

Dan menurut kamus besar indonesia, pendidikan ini sendiri diartikan sebagai suatu proses perkembangan diri melalui perubahan sikap dan perilaku individu ataupun  sekelompok orang dalam proses pendewasaan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Tujuan Pendidikan

Secara umum tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi peserta didik. Dengan adanya pendidikan, pertumbuhan kecerdasan dan potensi diri setiap anak bisa lebih berkembang dengan bertambahnya ilmu pengetahuan, kreativitas, sehat jasmani dan rohani, memiliki kepribadian yang baik, mandiri dan bertanggung jawab.

Tujuan pendidikan ini sendiri juga telah disebutkan dalam Undang-undang Republik Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut :

1. UU No. 2 Tahun 1985

Menurut UU No. 2 Tahun 1985 tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya yaitu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, memiliki budi pekerti yang luhur, mandiri, memiliki kepribadian yang baik dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

2. UU No, 2 Tahun 1960

Menurut MPRS No. 2 Tahun 1960 tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang memiliki jiwa pancasilais sejati yang berdasarkan ketentuan-ketentuan yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945 dan isi UUD 1945.

3. UU No. 20 Tahun 2003

Sedangkan menurut UU. No. 20 Tahun 2003 pasal 3 tentang sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa pendidikan memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi pribadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Fungsi Pendidikan

Selain memiliki tujuan, pendidikan juga memiliki fungsi yang secara umum adalah untuk mengembangkan kemampuan, membentuk waktak anak dari kecil, membentuk kepribadiannya sehingga nantinya sang anak atau peserta didik bisa menjadi pribadi yang bermartabat.

Menurut Horton dan Hunt, pendidikan memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Fungsi pendidikan yang pertama adalah untuk mempersiapkan setiap anggota masyarakat untuk bisa mencara nafkah sendiri
  • Kedua adalah untuk membangun dan mengembangkan bakat dan minat seseorang demi kepuasan pribadi dan kepentingan masyarakat.
  • Ketiga adalah untuk membantu melestarikan budaya yang ada di masyarakat
  • dan fungsi pendidikan yang terakhir adalah untuk menanamkan keterampilan yang dibutuhkan dalam keikutsertaan dalam demokrasi.

Dan menurut David Popenoe, pendidikan memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Pendidikan berfungsi untuk mentransfer kebudayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya
  • Kedua memilik dan mendidik manusia terkait dengan peranan sosial
  • Fungsi pendidikan ketiga adalah untuk memastikan integasi sosial di masyarakat
  • Keempat adalah untuk mengajarkan corak kepribadian
  • Fungsi pendidikan yang terakhir adalah menjadi sumber inovasi sosial di masyarakat.

Jenis – Jenis Pendidikan

Untuk jenis pendidikan ini sendiri dibagi menjadi tiga jenis yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal dan pendidikan informal. Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya :

1. Pendidikan Formal

Pendidikan formal merupakan salah satu jenis pendidikan yang terstruktur dan memiliki jenjang seperti pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan sekolah dasar (SD), pendidikan sekolah menengah pertama (SMP), pendidian sekolah menengah atas (SMA) dan pendidikan perguruan tinggi (universitas).

Berikut ini adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan formal:

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Raudatul Athfal (RA)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (MA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  • Perguruan Tinggi
  • Akademi
  • Politeknik
  • Sekolah Tinggi
  • Institut
  • Universitas

2. Pendidikan Non Formal

Pendidikan non formal merupakan jalur pendidikan yang bisa anda tempuh diluar pendidikan formal yang dilaksanakan secara berjenjang dan berstrukur seperti yang kami jelsakan diatas. Sedangkan untuk jenis pendidikan non formal ini bisa disetarakan dengan hasil program pendidikan formal melalui proses penilaian dari pihak berwenang.

Berikut ini adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan non formal:

  • Kelompok bermain (KB)
  • Taman penitipan anak (TPA)
  • Lembaga kursus
  • Sanggar
  • Lembaga pelatihan
  • Kelompok belajar
  • Pusat kegiatan belajar masyarakat
  • Majelis taklim

3. Pendidikan informal

Pendidikan informal merupakan jenis pendidikan yang berasal dari keluarga, teman, dan lingkungan dimana seorang anak atau peserta didik bisa belajar secara mandiri dari keluarga, teman dan lingkungan tersebut.

Beberapa yang termasuk di dalam pendidikan informal adalah;

  • Agama
  • Budi pekerti
  • Etika
  • Sopan santun
  • Moral
  • Sosialisasi

Demikian ulasan yang bisa kami sajikan untuk anda terkait dengan pengertian pendidikan, tujuan, fungsi dan jenis pendidikan. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian.

 

 

Categories Bahasa

Leave a Comment