Pengertian Organisasi, Tujuan, Ciri-Ciri dan Unsur-Unsur Organisasi

Pengertian Organisasi, Tujuan, Ciri-Ciri dan Unsur-Unsur Organisasi – Sahabat yang budiman, pernahkah anda mengikuti sebuah organisasi, jika anda pernah mengikuti sebuah organiasa, pasti sahabat sudah pada tahu pengertian organisasi, kemudian ada unsur – unsur organisasi, hingga struktur organisasi.

Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata Organisasi. Kata tersebut  mulai kita dengar semenjak kita duduk di bangku SMP, yakni  OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah. Bahkan kadang kita terlibat aktif dalam organisasi tersebut.  Namun apakah kamu yahu pengertian dari organisasi itu? Selain OSIS kita juga mengenal organisasi yang lain seperti PRAMUKA.

Pengertian Organisasi, Tujuan, Ciri-Ciri dan Unsur-Unsur Organisasi

Kita mengenal pramuka sejak SD. Yang mana kegiatannya sangat berbeda dengan OSIS. Namun memiliki unsur yang sama. Lantas apa saja unsur-unsur dari organisasi itu? Untuk lebih jelasnya akan kita uraikan sebagai berikut:

Pengertian Organisasi

Secara umum organisasi dapat kita artikan sebagai  perkumpulan beberapa individu yang saling bekerjasama, terkendali dan terpimpin dalam mengapai tujuan yang sama. Setaia organi sasi memiliki tujuan tertentu berdasarkan kesepakatan angotanya atau pendirinya. Dalam sebuah organisasi biasanya akan memanfaatkan suatu sumber daya tertentu yang sesuai dengan fungsi dan manfaat organisasi. Misalnya, lingkungan hidup, cara atau sebuah metode, material, mesin, uang, dan beberapa sumber daya yang lainnya.

Para anggota sebuah organisai berkumpul karena memiliki tujuan yang sama. Dengan mengunakan sumber daya yang baik dan juga rasional maka organisai dapat terkendali oleh seorang pemimpin organisasi. Seorang pemimpin organisasi bertangung jawab  memimpin operasional organisasi agar dapat mencapai tujuannya.

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

Supaya bisa lebih memahami arti dari organisasi, berikut beberapa pendapat para ahli terkait dengan pengertian organisasi :

Baca Juga :   Perilaku Konsumen : Pengertian, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhi

1. Stoner

Menurut Stoner, organisasi merupakan sebuah pola hubungan-hubungan melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan untuk mencapai suatu tujuan bersama.

2. Stephen P. Robbins

Menurut Stephen P. Robbins, organisasi adalah suatu kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relatif bisa diidentifikasikan, yang bekerja secara terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama.

3. James D. Mooney

Menurut James D. Mooney, organisasi merupakan suatu bentuk dari setiap perserikatan manusia untuk mewujudkan tujuan bersama.

4. Chester I. Bernard

Menurut Chester I. Bernard, organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

5. Drs. H. Malau S,P, Hasibuan

Menurut Drs. H. Malau S,P, Hasibuan, organisasi merupakn suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan segala macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.

6. Mac Weber

Menurut Mac Weber, organisasi merupakan suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalamnya terdapat wewenang dan tanggung jawab serta terdapat pembagian kerja untuk menjalankan suatu fungsi tertentu.

Tujuan Organisasi

Jika mengacu pada pengetrian organisasi, suatu organisasi tidak hanya berfokus pada tercapainya visi dan mis perusahaan saja, namun juga untuk meningkatkan hasil yang melebihi biaya produksi. Hal inilah yang memberdakan antara organisasi profit dan non profit.

Secara umum tujuan organisasi adalah sebagai berikut :

  • Sebagai wadah untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien
  • Meningkatkan kemampuan, kemandirian dan sumberdaya yang dimiliki
  • Sebagai wadah bagi individu-individu yang ingin memiliki jabatam, penghargaan dan pembagian kerja.
  • Sebagai wadah untuk mencari keuntungan secara bersama-sama
  • Organisasi memiliki peran dalam pengelolahan lingkungan secara bersama-sama.
  • Organisasi bisa membantu individu-individu untuk menambah pergaulan dan memanfaatkan waktu luang dengan baik.
  • Sebagai wadah untuk memiliki kekuasaan dan pengawasan.

Selain itu, tujuan organisasi ini juga dibagi menjadi tiga bagian yaitu sebagai berikut :

1. Tujuan Organisasi Jangka Pendek

Tujuan organisasi jangka pendek yang mana pada tujuan organisasi ini harus bisa dicapai dalam waktu yang cepat dan berkala. Biasanya dalam waktu enam bulan sampai satu tahun. Tujuan dari organisasi jangka pendek ini nantinya akan menjadi acuan tujuan jangka menengah dan jangka panjang.

Untuk periode waktu tujuan jangka pendek ini nantinya disesuaikan dengan periode keuangan sebuah organisasi, biasanya per enam bulan atau per tahun yang biasanya disebut dengan tujuan operasional.

Contoh : Peningkatan omset sebesar 30% dalam waktu enam bulan.

2. Tujuan Organisasi Jangka Menengah

Tujuan organisasi jangka menengah ini merupakan suatu tujuan yang harus tercapai dalam waktu menengah atau lebih lama dari tujuan jangka pendek. Biasanya periode pencapaiannya adalah dari satu tahun hingga tiga tahun.

Baca Juga :   Perubahan Sosial : Pengertian, Teori, Faktor Pendorong dan Bentuknya

Tujuan organsasi jangka menengah ini sebenarnya merupakan rangkaian pencapaian tujuan organisasi jangka pendek, yang biasa disebut dengan tujuan taktis.

Contoh : Peningkatan pangsa pasar sebesar 20% dalam waktu satu tahun.

3. Tujuan Organisasi Jangka Panjang

Tujuan organisasi jangka panjang merupakan tujuah atau hasil akhir yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi yang baru dapat terealisasikan setelah melakukan misi organisasi.

Untuk periode waktunya adalah 3 tahun hingga 5 tahun. Tujuan jangka panjang ini bisa dicapai jika bisa mencapai tujuan jangka menengah yang biasa disebut juga dengan istilah tujuan strategis.

Contoh : Menjadi market leader di bisnis waralaba makanan dalam waktu 5 tahun.

Ciri – Ciri Organisasi

1. Terdiri Dari Sekelompok Orang

Organisasi merupakan sekelompok orang yang terdiri dari dua orang atau lebih.

2. Memiliki Tujuan

Salah satu alasan sekelompok orang bekerjasama membentuk organisasi adalah karena memiliki tujuan bersama yang ingin diwujudkan. Dengan adanya tujuan tersebut, tentu para anggota organisasi tersebut akan saling membantu untuk melakukan usaha untuk mencapai tujuan bersama.

3. Saling Bekerjasama

Seperti yang sudah kami jelaskan tadi bahwa untuk mencapai tujuan organisasi, maka para anggotanya harus saling bekerjasama. Karena tanpa adanya kerjasama antar anggota organisasi maka tujuan pun akan sulit untuk dicapai bahkan tidak dapat dicapai secara efektif dan efisien.

4. Adanya Peraturan

Tentu kita tau bahwa setiap organisasi pasti memiliki peraturan masing-masing. Yang mana peraturan ini sendiri bertujuan untuk mengatur dan membatasi sumberdaya yang dimiliki agar saling bersinergi dalam proses pencapaian tujuan dan menciptakan manajemen yang baik dalam organisasi.

5. Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab

Dengan adanya peraturan, maka harus disertai dengan pembagian tugas dan tanggungjawab yang jelas pada setiap anggota organisasi. Pembagian tugas tersebut bisa dilakukan dengan pembentukan beberapa divisi yang bertanggungjawab pada beberapa tugas dan tanggungjawab.

Bentuk – Bentuk Organisasi

Beberapa bentuk organisasi yang terdapat dalam lingkungan masyarakat kita adalah sebagai berikut :

1. Organisasi Politik

Organisasi potitik merupakan suatu organisasi yang bergerak dibidang politik dengan tujuan yang berhubungan dengan politik suatu daerah atau negara. Sebagai contoh adalah partai politik di Indonesia.

2. Organisasi Sosial

Organisasi sosial merupakan suatu organisasi yang fokus untuk mengurus soal kemanusiaan. Misalkan kesehatan, bencana alam, ekonomi sosial dan lainnya. Contoh TIM SAR.

3. Organisasi Olahraga

Organisasi olahraga merupakan perserikatan cabang olahraga baik secara umum maupun spesifik dibidang olahraga tertentu. Contoh PSSI.

4. Organisasi Agama

Organisasi agama merupakan suatu organisasi yang fokus untuk mengurus pada hal-hal yang berhubungan dengan keamaan. Tugas utamanya adalah untuk menyebar kebaikan, keharmonisan dan penyeimbang norma sosial dalam masyarakat bernegara. Contoh NU (Nahdatul Ulama).

Baca Juga :   Pengertian Populasi dan Sampel Dalam Penelitian

5. Organisasi Pemuda

Organisasi pemuda ini merupakan perkumpulan para pemuda untuk menciptakan pergerakan suatu daerah atau negara. Contoh pergerakan yang dilakukan Budi Utomo dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

6. Organisasi Mahasiswa

Organisasi mahasiswa ini mirip dengan organisasi pemuda namun sifatnya lebih ilmiah. Contoh BEM.

Manfaat Organisasi

Ada beberapa manfaat organisasi yang bisa dirasakan oleh para anggotanya, berikut diantaranya :

  • Memudahkan untuk mencapai tujuan bersama
  • Melatih mental seseorang agar lebih baik
  • Memudahkan pemecahan masalah
  • Melatih kepemimpinan seseorang
  • Pergaulan menjadi lebih luas
  • Menambah wawasan para anggota organisasi
  • Membentuk karakter seseorang
  • Sebagai ajang pembelajaran bagi para anggotanya

Unsur – Unsur Organisasi

Setelah kita memahami tentang pengertian sebuah organisasi, kini kita akan membahas tentang unsur-unsur organisasi. Adapun unsur-unsurnya sebagai berikut :

1. Manusia (Human Faktor)

Manusia merupakan unsur utama dalam organisasi karena, organisasi dapat terbentuk, jika manusianya yang saling bekerjasama. Dalam unsur ini adakalanya manusia menjadi pemimpin dan adakalanya menjadi anggota.

2. Sasaran atau tujuan

Setiap organisasi haruslah memiliki sasaran atau tujuan yang sesuai dengan latar belakang organisasi tersebut didirikan. Jika sebuah organisasi tidak memiliki tujuan yang ingin dicapai maka organisasi tersebut akan hancur.

3. Pekerjaan

Dalam sebuah oraganisasi haruslah memiliki pekerjaan pokok. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah organisasi tersebut tidak vakum atau kosong. Terdapat kegiatan atau pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi didirikan.

4. Teknologi

Teknologi yang digunakan sebuah oraganisasi sangat berpengaruh besar terhadap jalannya organisasi. Misalnya, untuk arsip membutuhkan media penyimpanan, untuk mengabadikan kegiatan mebutuhkan media dokumentasi, untuk dapat menghubungi antara angota satu dengan yang lain maka membutuhkan media komunikasi.

5. Tempat kedudukan

Tempat kedudukan dalam sebuahh organisasi sangatlah penting. kerena jika sebuah organisasi tidak memiliki kedudukan tersendiri maka organi sasi tersebut akan sulit untuk bergerak.

6. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi merupakan hal yang wajib dimiliki oleh setiap organisasi. Yakni mulai dari ketua, sekertaris, bendahara, seksi-seksi dll. Struktur tersebut dapat tercipta  jika antara manusia satu dengan yang lain memiliki hubungan keterkaitan dalam mencapai tujuan organisasi.

7. Lingkungan (Enviromental External Sosial System)

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan organisasi. Dengan lingkungan yang baik maka organisasi dapat berkembang dan mengapai tujuan yang diinginkan. Misalkan, adanya sistem kerja sama antara pihak sekolah dengan pramuka sehingga murid-murid sekolah dapat menjadi anggota pramuka.

Sekian artikel tentang pengertian organisasi dan unsur-unsurnya. Semoga bermanfaat.

Categories Sosial