Pengertian Gen, Sifat, Fungsi dan Struktur Gen

Pengertian Gen, Sifat, Fungsi dan Struktur Gen – Apa pengertian gen? Apa fungsi gen? Seperti apa sifatnya gen? Apabila kamu tertarik untuk mengetahuinya, maka kamu dapat memaca uraian singkat dibawah ini. Yang dimaksud dengan gen ialah suatu bagian dari kromosom atau DNA dalam kromosom, yakni dalam lokus yang mengontrol ciri-ciri genetis dari sebuah makhluk hidup.

Gen diwariskan oleh satu individu kepada keturunannya, yaitu lewat suatu proses reproduksi. Oleh sebab itu, segala macam bentuk serta fungsi informasi kehidupan suatu organisme dapat terjaga keutuhannya. Sebuah gen bisa berpasangan dalam satu lokus pada kromosom homolog. Dan gen-gen yang berpasangan tersebut dinamakan dengan alel. Alel bisa membawa ciri-ciri sifat yang sama ataupun berbeda, seperti contohnya sifat tangkai panjang dan tangkai pendek.

Pengertian Gen, Sifat, Fungsi dan Struktur Gen

Pengertian Gen Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian gen menurut para ahli :

Baca Juga :   Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Tingkatan

1. Thomas Hunt Morgan (1911)

Menurut Thomas Hunt Morgan (1911), Gen merupakan suatu substansi hereditas yang berada dalam lokus di dalam kromosom. Yang mana setiap gen ini memiliki fungsi dan tugas yang berbeda. Fungsi gen yang pertama menurut Thomas adalah untuk menentukan sifat-sifat yang diwariskan. Kedua untuk memberikan informasi kepada generasi selanjutnya dan yang terakhir adalah untuk mengatur metabolisme serta perkembangan.

2. Francis Crick (1916)

Menurut Francis Crick, Gen merupakan suatu bagian dari molekul yang kompleks dan ditemukan dalam inti semua sel DNA (asam deoksiribonukleat) molekul.

Fungsi Gen

Gen-gen merupakan substansi hereditas yang mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • Dapat memberikan informasi tentang genetika dari generasi ke generasi.
  • Dapat mengendalikan, artinya bisa mengatur metabolisme dan pertumbuhan tubuh.
  • Dapat menentukan sifat-sifat pada keturunannya. Seperti yang dicontohkan pada fakta di depan. Sifat-sifat itu bisa berupa bentuk rambut, bentuk badan, warna kulit, dan lain sebagainya.
  • Proses reaksi kimia di dalam tubuh bisa terjadi secara bertubi-tubi. Dan pada tiap-tiap reaksinya dibutuhkan enzim. Pembentukan dan juga pengendalian kerja enzim tersebut dilaksanakan oleh gen. Dan juga pada proses perkembangan yang membutuhkan hormon juga diatur oleh gen.
Baca Juga :   Jaringan Epidermis : Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi dan Strukturnya

Sifat Gen

Gen yang memperlihatkan senyawa kimia merupakan substansi hereditas, mempunyai sifat sebagai berikut di bawah ini:

  • Yang pertama, gen mengandung informasi genetik
  • Yang kedua, Setiap gen mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda-beda
  • Yang ketiga Ketika, waktu pembelahan mitosis dan meiosis bisa mengadakan duplikasi
  • Yang keempat, kerjanya ditentukan oleh susunan komniasi basa nitrogennya
  • Yang kelima, sebagai zarah yang terdapat di dalam kromosom

Struktur Gen

Berikut susuan struktur gen menurut Fred (2005) :

1. Daerah Pengkode

Daerah pengkode merupakan ekson dan intron yang mengkode RNA atau protein. Intron (Intervening sequences) merupakan sekuens yang tidak mengkode asam amino sedangkan untuk ekson merupakan bagian yang akan dikode menjadi asam amino.

2. Promotor

Promotor merupakan DNA spesifik yang berperan untuk mengendalikan transkripsi gen struktural dan terletak pada daerah upstream (hulu) dari bagian struktural gen. Promotor sendiri berfungsi sebagai tempat awal peletakan enzim RNA polimerase yang kemudian akan melakukan transkripsi pada bagian structural.

3. Operator

Operator merupakan urutan nekelotida yang terletak diantara promotor serta bagian struktural yang merupakan tempat pelekatan protein represor (penekan atau penghambat ekspresi gen). Perlu kita ketahui bersama jika terdapat respresor yang melekat para operator maka RNA polimerase tersebut tidak bisa berjalan sehingga mengakibatkan ekspresi gen tidak bisa berlangsung. Selain supresor, disini juga ada enhancer. Yang mana supresor ini sendiri digunakan untuk menghambat sedangkan engancer digunakan untuk meningkatkan proses transkripsi dengan cara meningkatkan jumlah RNA polimerase. Untuk letaknya tidak berada pada posisi yang spesifik seperti operator, ada yang letaknya jauh pada bagian upstream atau juga downstream dari titik awal transkripsi.

Baca Juga :   Kesehatan Lingkungan : Pengertian, Tujuan, Sasaran dan Ruang Lingkupnya

4. Terminator

Terminator ini memiliki struktur jepit rambut atau hairpain dan membentuk lengkungan yang kaya akan urutan GC yan terbentuk pada molekul RNA hasil transkripsi.

Demikianlah pembahasan mengenai definisi atau pengertian gen, fungsi dan sifat gen secara singkat, jelas dan padat. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan mudah dipahami oleh kita semua.

Categories Biologi