Cara Menghitung Siklus Haid Wanita Dengan Benar

Cara Menghitung Siklus Haid Wanita Dengan Benar – Siklus haid merupakan daur menstruasi yang setiap bulan dialami oleh setiap wanita dalam usia prodktif. Haid merupakan peluruhan dinding rahim yang terdiri dari darah dan jaringan tubuh, dimana hal ini berlangsung setiap bulan pada wanita. Dengan kata lain, haid merupakan suatu proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak ada pembuahan.

Selain itu, siklus haid yang dialami setiap wanita ini berbeda-beda. Ada yang normal sesuai dengan jadwal, ada yang maju dari tanggal sebelumnya dan ada juga yang mundur dari tanggal sebelumnya. Dimana siklus haid tersebut bisa dikatakan tidak normal. Biasanya jika siklus haid seorang wanita tidak teratur bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kondisi psikologis wanita tersebut seperti banyaknya pikiran, tekanan, sedih, stres dan gembira. Hal lain juga bisa dipengaruhi karena kecapekan dan berat badan.

Cara Menghitung Siklus Haid Wanita

 

Perlu kita ketahui bahwa rata-rata siklus haid pada wanita normal adalah 28 hari dan kematangan sel sempurna adalah pada 14 hari sebelum hari pertama fase pendarahan dalam siklus menstruasi selanjutnya. Sedangkan untuk wanita yang memiliki siklus hadi tidak normal seperti 30 hari, maka ovulasi terjadi pada hari ke 16 setelah hari ke 1 fase pendarahan. Contoh misalnya anda mengalami haid pertama pada tanggal 1 Juli dengan silus haid berikutnya adalah jatuh pada tanggal 31 Juli. Yang artinya ovulasi terjadi sekitar tanggal 17 atau 14 hari sebelum haid berikutnya. Dimana proses pembuahan sel telur dan sperma ini sendiri bertahan selama 24-48 jam untuk dibuahi. Dan jika tidak dibuahi oleh sperma maka sel telur tersebut akan mati.

Cara Menghitung Silkus Haid Dengan Benar

Untuk mengehitung siklus haid dengan benar hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui terlebih dahulu apakah haid kita teratur atau tidak. Untuk haid yang tidak teratur, perhitungan siklus haid harus diikuti selama minimal 3 siklus/ 3 bulan berturut-turut guna untuk mengetahui apakah siklus haid kita normal atau tidak. Berikut cara menghitung siklus haid dengan mudah dan benar.

  1. Siapkan kalender dan tandai dari hari pertama haid, dimana kelender ini berfungsi untuk menghitung masa subur untuk menghitung perencanaan kehamilan anda.
  2. Seperti yang sudah kami jelasakan tadi, untuk menghitung siklus haid kita membutuhkan waktu 3 bulan untuk bisa mengetahui siklus haid kita normal atau tidak. Dari waktu 3 bulan tersebut bisa kita jadikan pedoman apakah siklus haid kita normal atau tidak.

Contoh Kasus Cara Menghitung Siklus Haid

  • Siklus menstruasi normal pada wanita normal umumnya adalah dengan rentan waktu 21 sampai 35 hari untuk terjadi menstruasi berikutnya. Misalnya tanggal 1 September anda mulai haid, kemudian terjadi haid lagi pada tanggal 25 September.
  • Pada bulan berikutnya misalnya haid pertama anda pada tanggal 12 Oktober, dan haid lagi pada tanggal 31 Oktober, kemudian haid berikutnya pada tanggal 14 Nopember.
Baca Juga :   Cara Menghitung Masa Subur Wanita Dengan Benar

Jika dilihat dari siklus haid yang acak, dan terjadi menstruasi di tanggal yang tidak sama. Bisa jadi siklus mens anda tidak teratur. Nah, untuk cara menghitung siklus haidnya adalah :

  • Jika dari contoh kasus diatas berarti dalam satu bulan di bulan September mempunyai siklus haid 25 hari. Dan siklus haid ini masih bisa dikatakan dalam rentan siklus hadi yang normal.
  • Pada siklus berikutnya dari September ke bulan Oktober tanggal 12 mempunyai siklus 19 hari dan ini bisa dikatakan dalam rentan siklus tidak normal.
  • Berikutnya adalah tanggal 12 Oktober sampai tanggal 31 Oktober mempunyai siklus 20 hari dan ini berada dalam rentan siklus tidak normal.
  • Berikutnya apda periode bulan haid tanggal 31 Oktober sampai tanggal 14 Nopember memiliki siklus haid 15 hari dan ini termasuk kedalam kategori siklus tidak normal.

Kesimpulan Siklus Haid

  1. Periode Haid I = 25 Hari (Normal)
  2. Periode Haid II = 19 Hari (Tidak Normal)
  3. Periode Haid III = 20 Hari (Tidak Normal)
  4. Periode Haid IV = 14 Hari (Tidak Normal)
Baca Juga :   Cara Menghitung Usia Kehamilan Dengan Kalkulator Kehamilan

Sehingga dapat disimpulkan bawha dari hasil menghitung siklus menstruasi/haid diatas dalam 3 periode siklus haid mengalami rentan waktu yang tidak normal. Seperti pada kasus diatas, siklus haid pada 3 bulan terakhir terjadi diluar dari hitungan rentan waktu yang tidak normal, maka sebaiknya segeralah melakukan konsultasi ke dokter/bidan langganan anda.

Selain itu jika kejadian pada periode I normal, periode II tidak normal dan periode III normal kembali, hal ini adalah sesuatu yang ormal. Biasanya hanya terjadi masalah ketidak seimbangan hormonal, beban pikiran atau kecapekan yang berlebihan. Yang perlu diperhatikan adalah jika siklus haid selama 3 bulan berturut-turut tidak normal, maka anda harus memeriksakannya ke dokter agar diketahui penyebabnya. Apakah masalah penyakit atau ketidak seimbangan hormonal yang bisa di diagnosa sebagai kista, miom atau lainnya.

Perlu kita ketahui, bahwa siklus haid ini sangat berpengaruh penting pada kesuburan anda. Terlebih lagi untuk anda yang menginginkan buah hati. Maka sangat disarankan untuk mengetahui apakah siklus haid anda normal atau tidak supaya bisa merencanakan program kehamilan dengan baik. Selain itu perhatikan juga gaya hidup dan pola makan untuk kesehatan anda. Karena hal ini juga bisa berpengaruh pada siklus haid anda nantinya.

Sekian penjelasan dari kami terkait dengan cara menghitung siklus haid dengan benar. Semoga bermanfaat.

Categories Medis