Cara Menghitung Bunga Deposito Bank BRI, BCA, Mandiri, Dll

Cara Menghitung Bunga Deposito Bank BRI, BCA, Mandiri, Dll – Seperti yang kita tau bahwa sebagian besar dari kita tentu sudah tidak asing lagi dengan nama satu ini yaitu bank. Dimana sebagian besar masyarakat memanfaatkan bank ini sebagai salah satu media penyimpanan uang, sebagai media pinjam meminjam yang mana nantinya kita akan dikenakan bunga kredit yang harus dibayar setiap bulannya.

Untuk besarnya kredit serta suku bunga simpanan tentu sudah disampaikan oleh pihak bank sebelum melakukan akad pinjam meminjam, namun tetap saja ada beberapa orang yang tidak memperdulikannya sehingga kurang paham dengan masalah tersebut. Namun, akan lebih baik jika sebelum melakukan pinjaman di sebuah bank anda mengetahui besarnya suku bunga yang akan anda tanggung.

 

Cara Menghitung Bunga Deposito

Perlu kita ketahui bersama bahwa sebenarnya perhitungan bunga simpanan atau kredit itu dilakukan setiap hari, namun untuk lebih memudahkan perhitungannya maka tetap dibukukan per bulan. Sehingga suku bunga dilakukan berdasarkan saldo atau utang saldo setiap harinya akan diakumulasikan setiap satu bulan sekali.

Baca Juga :   Etika Bisnis : Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Contohnya

Selain itu, untuk bunga simpanan yang harus dibayarkan pihak bank kepada nasabah sebesar 20 persen. Mungkin terlihat remeh, tapi mengetahui bunga deposit dari rekening saldo atau utang saldo kita sangatlah penting. Nah, untuk anda yang masih bingung dengan cara menghitung bunga deposito kita bisa lihat tabel kalkulator bunga bank seperti dibawah ini :

 

Kalkulator Bunga Deposito

 

Bunga Per Tahun (%) Nominal Deposito (Rp) Bunga Per Bulan (Rp)

Apabila perhitungan kalkulator diatas tidak bisa berfungsi dengan baik, maka silahkan ikuti tautan berikut :

  • Perhitungan kalkulator diatas berdasarkan rumus :

Bunga = Nominal Deposito x bunga pertahun (%) x (jumlah hari dalam sebulan (30) : jumlah hari dalam setahun (365) x 80 %

Contoh :

Ani mendepositokan uang sebesar 10 juta rupiah disebuah bank dengan suku bunga 6,13% per tahun, maka perhitungannya adalah : 10.000.000 x 6,13  x (30 : 365) x 80% = Rp. 40.307

Sehingga, bunga yang didapatkan ani setiap bulannya adalah Rp. 40.307

Rumus Menghitung Bunga Deposito

Rumus Untuk Menghitung Bunga Simpanan

Bunga Simpanan = (Saldo x suku bunga % x hari) /365

Rumus Untuk Menghitung Bunga Kredit

Bunga kredit = (Saldo x suku bunga % x hari) /360

Contoh Soal : 

1. Saldo tabungan nasabah A di bank ABC pada tanggal 01/08/2014 adalah sebesar Rp. 10.000.000 dengan tingkat suku bunga 2%. Maka bunga tabungan nasabah A untuk hari itu adalah?

Bunga : (Rp. 10.000.000 x 2% x 1) / 365 = Rp. 574,95 pajak bunga : Rp. 547,95 x 20% = 109,59 . Jadi keuntungan bunga nett (setelah dikurangi pajak) yang diterima nasabah untuk saldo Rp 10.000.000 dalam satu malam: Rp 547,95 – 109,59 = Rp 438,36

(Perlu kita ketahui bahwa bunga dan pajak tidak dibukukan ke rekening nasabah setiap harinya, tapi akan diberikan pada satu tanggal tertentu untuk setiap bulannya)

2. Saldo tabungan nasabah B adalah sejumlah Rp. 100.000.000 di bank ABC dengan jangka waktu 3 bulan dari tanggal 01/06/2014 s/d tanggal 01/09.2014. Dengan suku bungan sumpanan 5,5% p.a maka saat jatuh tempo, bunga yang diterima nasabah B adalah?

Karena jumlah saldo mengendap tiap harinya dari tanggal 01/06/2014 s/d tanggal 01/09/2014 selalu sama, maka perhitungan bunganya sekaligus untuk 92 hari adalah:

Bunga : (Rp.100.000.000 x 5,5% x 92) / 365 = Rp. 1.386.301,37

Pajak bunga : Rp. 1.386.301.37 x 20% = Rp. 277.260,27

Sehingga bunga setelah pajak diterima oleh nasabah saat jatuh tempo pada tanggal 01/09/2014 adalah Rp. 386.301.37 – Rp. 277.260,27 = Rp. 1.109.041,10

3. Baki debet (autostanding) pinkaman nasabah C di bank ABC dari tanggal 26/07/2014 s/d tanggal 25/08/204 adalah Rp. 500.000.000. Jika suku bunga pinjamannya adalah 12,5% maka berapakah beban bunga yang harus dibayar pada saat jatuh tempo pembayaran bunga bulanan pada tanggal 26/08/204 adalah?

Bunga : (Rp. 500.000.000 x 12,5% x 31)/ 360 = Rp. 5.381.944,44

Dari beberapa contoh diatas anda juga bisa menghitungnya dengan menggunakan kalkulator atau rumus diatas yang mana nantinya kita bisa mengetahui bunga secara jelas dan pastinya tidak ribet.

Demikian ulasan yang dapat kami sampaikan untuk anda terkait dengan cara menghitung bunga deposito bank secara akurat dengan menggunakan kalkulator ataupun dengan menggunakan rumus. Sekian dari kami semoga bermanfaat.

Categories Ekonomi