Akuntansi Manajemen : Pengertian, Tujuan, dan Fungsinya

Akuntansi Manajemen : Pengertian, Tujuan, dan Fungsinya – Jika berbicara mengenai akutansi memang tidak akan pernah habisnya, pasalnya akutansi ini memang banyak sekali jenisnya. Nah, untuk melengkapi pembahasan sebelumnya mengenai akutansi keuangan, berikut akan kami sajikan untuk anda mengenai pengertian akutansi managemen dan tujuan sistemnya.

Pengertian Akuntansi Manajemen

Akuntansi Manajemen : Pengertian, Tujuan, dan Fungsinya

Akuntansi manajemen merupakan suatu sistem akuntansi yang memiliki hubungan dengan ketentuan dan pemakaian informasi manajemen untuk manajer ataupun untuk manajemen dalam sebuah organisasi yang tujuannya untuk memberikan patokan kepada manajemen dalam pembuatan atau pengambilan keputusan bisnis yang bisa memungkinkan manajemen akan lebih siap dalam hal mengelola dan melakukan fungsi pengawasan.

Sistem informasi manajemen yaitu suatu sistem informasi yang bisa menghasilkan output dengan cara memproses pemakaian input, yang hasilnya akan berguna untuk dapat mencapai target atau tujuan khusus dari manajemen. Inti sistem informasi akuntansi manajemen ialah proses yang dapat membuat input (masukan) menjadi output (keluaran). Adapun prosesnya antara lain meliputi: pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, penganalisisan, pelaporan dan pengelolaan informasi. Outputnya bisa berupa laporan khusus, biaya produk, anggaran, biaya pelanggan, laporan hasil kinerja dan komunikasi personal.

Baca Juga :   Akuntansi Biaya : Pengertian, Tujuan, Klasifikasinya

Pengertian Akuntansi Manajemen Menurut Ahli

1. Charles T. Homgren

Menurut Charles T. Homgren, Akuntansi manajemen merupakan suatu proses identifikasi, pengukuran, akumulasi, analisa, penyiapan, penafsiran dan komunikasi tentang informasi yang membantu masing-masing eksekutif untuk memenuhi tujuan organisasi.

2. Henry Simamora

Menurut Henry Simamora, Akuntansi manajemen merupakan suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, penghimpunan, penganalisisan, penyusunan, penafsiran dan penyampaian informasi yang dapat membantu para manajer untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi atau perusahaan.

3. Halim dan Supomo

Menurut Halim dan Supomo, Akuntansi manajemen merupakan suatu kegiatan yang menghasilkan informasi keuangan untuk manajemen yang nantinya digunakan sebagai dasar pengambulan keputusan dalam menjalankan fungsi manajemen.

4. Mulyadi

Menurut Mulyadi, Akuntansi manajemen merupakan informasi keuangan yang dihasilkan oleh tipe akuntansi manajemen dan dimanfaatkan oleh pemakai intern entitas.

Tujuan Akuntansi Manajemen

Dalam sistem informasi akuntansi manajemen terdapat 3 (tiga) macam tujuan yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyediakan informasi yang bisa berguna dalam penghitungan biaya jasa, biaya produk dan tujuan lainnya yang diperlukan oleh manajemen.
  2. Menyediakan informasi yang bisa berguna dalam hal perencanaan, pengendalian, dan pengevaluasian.
  3. Menyediakan informasi yang bisa berguna dalam hal pengambilan sebuah keputusan bisnis.
Baca Juga :   Analisis Sistem : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tahapan dan Contohnya

Dari beberapa tujuan diatas menunjukkan bahwa seluruh manajer sangat membutuhkan informasi akuntansi manajemen, hal ini dikarenakan informasi tersebut bisa membantunya dalam hal pengidentifikasian, penyelesaian berbagai masalah dan melakukan evaluasi.

Fungsi Akuntansi Manajemen

  1. Fungsi utama dari akuntansi manajemen adalah sebagai penyajian data serta segala informasi penting yang masih ada kaitannya dengan data historis dalam melaksanakan proses manajemen. Seperti perencanaan, pengorganisasian, pendendalian, pengarahan dan penilaian kinerja.
  2. Memberikan informasi kepada manajer keuangan terkait dengan aktifitas keuangan perusahaan termasuk diantaranya adalah pendanaan modal kerja, beban biaya cost of fund terhadap modal kerja yang dibutuhkan perusahaan, serta tingkat pengembalian modal, investasi, rasio keuangan dan informasi lainnya.
  3. Memberikan informasi kepada manajer produksei terkait dengan data seputar rincian cost of good sold atau yang biasa disebut dengan harga pokok produksi. Termasuk diantaranya biaya produksi, biaya per unik produk, biaya overheat, beban tenaga kerja dan lainnya yang secara langsung dalam proses produksi.
  4. Memberikan informasi kepada manajer pemasaran terkait dengan data komponen biaya yang terkait dalam penetapan harga jual suatu produk, penentuan sistem penjualan, beban komisi penjualan, marketing fee sampai pada informasi nilai dikson bagi produk tertentu.
Baca Juga :   Pasar Bebas : Pengertian, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Dari pembahasan diatas maka, dapat kami ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan akuntansi manajemen adalah suatu sistem akuntansi yang mempunyai kaitan erat dengan pemakaian informasi akuntansi dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada manajemen dalam hal pengambilan keputusan.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai akuntansi manajemen, semoga pembahasan ini mudah dipahami dan bermanfaat untuk kita semua….

Categories Ekonomi