Pengertian Teks Anekdot, Struktur, Ciri dan Kaidahnya

Pengertian Teks Anekdot, Struktur, Ciri dan Kaidahnya– Masih soal pelajaran Bahasa Indonesia, setelah kemarin kita ulas tentang pengertian teks eksposisi dan pengertian teks eksplanasi kali ini kami akan coba mengulas tentang pengertian teks anekdot, struktur, ciri dan contohnya.

Teks anekdot merupakan salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia yang mulai dimuat dikurikulum 2013 dikelas X. Dalam bahasa Indonesia teks anekdot ini biasanya berisikan cerita pendek yang lucu dan mengandung kesan sindirian atau kritikan.  Untuk lebih jelasnya beriku akan kami sajikan ulasannya secara lengkap terkait dengan pengertian teks anekdot, struktur, ciri dan conthnya.

Pengertian Teks Anekdot, Struktur, Ciri dan Kaidahnya

Pengertian Teks Anekdot

Pengertian teks anekdot merupakan suatu kalimat yang lucu dan menarik yang didapatkan dari pengalaman seseorang yang sifatnya menyindir/mengkritik orang-orang terkenal atau yang sedang hangat-hangatnya dibahas. Teks anekdot ini sendiri biasanya dipublikasikan dalam bentuk karikatur, dimana didalamnya terdapat gambar dan tulisan yang mendukung.

Baca Juga :  Hipotesis Adalah? Pengertian Hipotesis dan Contoh Hipotesis Penelitian

Seperti artinya, teks anekdot ini dibuat untuk menyindir atau mengkritik seperti menyindir para koruptor, pejabat yang tidur ketika rapat dan lain sebagainya. Teks anekdot ini sendiri bisa kita temui di koran, majalah serta media sosial yang bisa kita akses dengan mudah.

Struktur Teks Anekdot

Layaknya teks eksposisi dan teks eksplanasi, teks anekdot ini juga memiliki beberapa struktur yaitu abtraksi, orientasi, event, krisi, reaksi, koda dan re-orientasi. Yang mana dari ketujuh strukur tersebut harus ada dalam penyusunan teks anekdot. Berikut ulasannya :

  1. Abtraksi merupakan suatu karangan yang menjadi pembuka dan menjadi pengantar dalam topik yang akan dibahas oleh pengarang.
  2. Orientasi merupakan suatu karangan yang menjadi awal dalam perkara yang nantinya akan menjadi topik atau latar belakang.
  3. Even merupakan satu karangan yang berisikan mengenai rangkaian perkara yang menjadi topik.
  4. Krisis merupakan suatu karangan yang memuat tentang masalah yang muncul pada topik.
  5. Reaksi merupakan suatu karangan yang bersisikan penyelesaian masalah
  6. Koda merupakan suatu karangan yang berisi tentang perubahan pada tokoh yang dimaksud oleh pengarang.
  7. Re-orientasi merupakan bagian terakhir teks sekaligus penutup dalam teks anekdot.
Baca Juga :  Teks Prosedur Kompleks : Struktur, Ciri, Kaidah dan Contoh

Ciri-Ciri Teks Anekdot

Secara sepintas teks anekdot memang hampir sama dengan teks pada umumnya, namun ada sesuatu yang membedakan teks anekdot dengan teks lainnya yang bisa kita lihat dari ciri-ciri teks anekdot berikut ini :

  • Teks anekdot ini bersifat humor atau lucu.
  • Teks anekdot bersifat menggelitik yang bisa membuat pembacanya merasa terhibur.
  • Teks anekdot ini bersifat menyindir
  • Pembahasan dari teks anekdot ini bisa mengenai orang penting (pejabat, artis)
  • Teks anekdot ini memiliki tujuan tertentu
  • Teks anekdot ini bisa berisi cerita yang hampir mirip dengan dongeng.
  • Ceritanya bisa mengenai karakter hewan dan manusia yang sering terhubung secara umum dan terlihat nyata.

Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

Dalam teks anekdot ini terdapat kaidah teks kebahasaan yang biasa digunakan dalam pembuatan teks, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Menggunakan pernyataan retorik.
  • Menggunakan penghubung.
  • Menggunakan kalimat perintah.
  • menggunakan keterangan waktu lampau.
  • Menggunakan verba atau kata kerja.
  • Dalam penyusunan teksnya harus urut berdasarkan kejadian waktu.

Tujuan Teks Anekdot

Layaknya teks pada umumnya, teks anekdot ini juga memiliki tujuan yang ditujukan kepada para membaca dari setiap cerita singkat lucu dan menyindir. Selain itu tujuan yang ingin dicapai oleh penulis merupakan latar belakang untuk membuat teks anekdot ini menjadi lucu dan bisa menyindir. Berikut tujuan teks anekdot :

  • Teks anekdot bertujuan untuk menghibur pembaca
  • Membangkitkan tawa para pembaca
  • Sebagai sarana untuk mengkritik dan menyindir
  • Biasanya teks anekdot ini menyertakan karakter-karater dengan singat dan langsung pada intinya.
Baca Juga :  4 Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Sosial dan Alam

Demikian ulasan yang bisa kami sajikan untuk anda terkait dengan pengertian teks anekdot, struktur, ciri-ciri dan kaidahnya. Semoga dari ulasan tersebut bisa memberikan pemanahan dan menambah wawasan kita. Sekian dari kami semoga bermanfaat.