Pengertian Politik, Tujuan & Macam – Macam Politik

Pengertian Politik, Tujuan & Macam – Macam Politik – Kata itu sering kita dengar hampir setiap hari dari hampir semua kalangan. Mulai dari pelajar, pejabat, petani hingga para abang ojek online. Dari semua definisi yang mereka ucapkan, ada yang memandangnya sebagai sesuatu yang kesannya negatif, ada pula yang sadar akan makna Politik dalam tatanan negara. Kendati demikian, sesungguhnya Politik adalah seni mengelola orang banyak ( Yudi Latief ).

Kata ini kian intens dan masif hari hari ini. Seakan semua orang telah terperangkap dalam badai Politik yang dianggap penting oleh sebagian orang dikarenakan peran Politik yang cukup sentral dalam sebuah tatatan negara. Politik adalah sebuah sistem atau strategi yang dipakai oleh orang dan atau sekolompok orang dalam mencapai tujuan tertentu demi kamaslahatan orang atau kelompok itu.

Ilustrasi politik - Pengertian Politik, Tujuan & Macam - Macam Politik
sumber : erabaru.net

Politik dalam arti yang sebenarnya adalah proses pembentukan kekuasaan di dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam bernegara. Politik juga bisa diartikan sebagai seni atau ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun non – konstitusional.

Di Indonesia, merdekanya bangsa ini dari penjajah adalah pertanda dimulainya era baru tentang dunia perpolitikan di negara ini. hadirnya berbagai Partai Politik ( Parpol) sebagai alat orang – orang untuk bisa meraih kekuasaan dan ikut serta dalam mengambil bagian menentukan nasib bangsa kedepan. Partai Politik ini nantinya, akan mengambil bagian dari kekuasaan di Legislatif, Eksekutif.

Secara Etimologi, kata Politik berasal dari bahasa Yunani; “Polis” yang berarti ‘Negara Kota’. Seiring dengan zaman yang semakin berkembang, kata Politik telah mengalami pergeseran makna yang diantarannya :

  • Polities                         = warga negara
  • Politikos                       = kewarganegaraan
  • Politike Episteme       = ilmu politik
  • Politicia                        = pemerintahan negara

Dari beberapa tinjauan tadi, maka bisa disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan Politik adalah : Proses atau kegiatan di dalam kehidupan bermasyarakat atau bernegara dalam mencapai tujuan dan cita – cita.

Pengertian Politik Menurut Para Ahli

Para ahli pun memberikan pengertian yang cukup berbeda mengenai apa itu Politik, diantarannya :

Menurut Andrew Heywood

Andrew Heywood memberikan pengertian politik adalah : kegiatan suatu negara yang bertujuan untuk membuat, mempertahankan, serta mengamandemen semua peraturan umum yang mengatur kehidupannya, yang artinya tidak dapat terlepas dari gejala konflik dan kerjasama.

Menurut Roger F. Soltau

Menurut Roger F. Soltau pengertian politik adalah : ilmu yang mempelajari tentang Negara, tujuan-tujuan Negara, dan lembaga-lembaga Negara yang akan melaksanakan tujuan tersebut dan hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta Negara lain.

Menurut Miriam Budiardjo

Salah satu ahli Politik Indonesia, Miriam Budiardjo, memberikan definisi politik adalah : berbagai kegiatan dari suatu sistem politik (Negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari sistem Indonesia dan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut.

Menurut Sri Sumantri

Menurut Sri Sumantri arti politik adalah pelembagaan dari hubungan antar manusia yang dilembagakan dalam berbagai badan politik, baik suprastruktur politik dan infrastruktur politik.

Menurut Max Weber

Menurut Max Weber pengertian politik adalah sarana perjuangan untuk sama-sama melaksanakan politik atau perjuangan untuk mempengaruhi pendistribusian kekuasaan baik di antara Negara-negara maupun diantara hukum dalam suatu Negara.

Menurut Kartini Kartolo

Menurut Kartini Kartolo pengertian politik adalah aktivitas perilaku atau proses yang menggunakan kekuasaan untuk menegakkan peraturan-peraturan dan keputusan-keputusan yang sah berlaku di tengah masyarakat.

Menurut Hans Kelsen

Menurut Hans Kelsen, ada dua definisi politik, yaitu:

  1. Politik sebagai etik, berkenaan dengan tujuan manusia atau individu agar tetap hidup secara sempurna.
  2. Politik sebagai teknik, berkenaan dengan cara (metode) manusia atau individu untuk mencapai tujuan.

Menurut Carl Schmidt

Pengertian politik menurut Carl Schmidt adalah suatu dunia yang didalamnya orang-orang lebih membuat keputusan-keputusan dari pada lembaga – lembaga abstrak.

Menurut Maurice Duverger

Definisi politik menurut Maurice Duverger adalah kekuasaan, kekuatan seluruh jaringan lembaga-lembaga (institusi) yang mempunyai kaitan dengan otoritas, dalam hal ini suasana didominasi beberapa orang atas orang lain.

Menurut Joyce Mitchell

Pengertian politik menurut Joyce Mitchell adalah suatu pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijakan umum untuk masyarakat secara keseluruhan.

Dari beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang Politik, semua sepakat bahwa Politik ada seni ata cara untuk mengelola urusan publik.

Tujuan Politik

Dari beberapa definisi pengertian politik dari abstraksi para pakar di atas, maka kita dapat menyimpulkan tujuan dari pada Politik itu, diantaranya :

  • Memberikan kepastian hukum tentang tata cara pengambilan keputusan secara kolektif di masyarakat.
  • Meyamaratakan kekuasaan lembaga – lembaga Politik di tingkat Negara.
  • Membagi kekuasaan kepada Institusi / lembaga Negara dalam urusan – urusan yang sifatnya konstitusional.
  • Membagi peran dan fungsi kekuasaan dalam kaitannya dengan Trias Politika.
  • Menjaga keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bernegara.

Macam-Macam Sistem Politik

Ada beberapa model Politik yang kita sering kita jumpai di masyarakat, diantaranya :

  1. Sistem Politik Otokrasi Tradisional
  2. Sistem Politik Totaliter
  3. Sistem Politik Otoriter
  4. Sistem Politik Oligarki
  5. Sistem Politik Demokrasi

Sistem Politik Otokrasi Tradisional

Pada sistem otokrasi tradisional ini dibagi menjadi 5 unsur pendukung, yaitu kebaikan bersama, identitas bersama, hubungan kekuasaan, legitimasi kewenangan, dan hubungan antara ekonomi dan politik.

Sistem Politik Totaliter

Totaliter dapat kita artikan sebagai bentuk pemerintahan dengan kekuasaan mutlak negara pada hampir seluruh bidang kehidupan masyarakat. Kendali pemerintahan biasanya diserahkan kepada satu partai politik dan biasanya dipimpin oleh seorang diktator.

Sistem Politik Otoriter

Pada sistem ini, kekuasaan terkonsentrasi pada satu pemimpin yang memiliki kewenangan penuh terhadap warga negara.

Sistem Politik Oligarki

Secara umum, kekuasan sistem politik ini dipegang oleh sekolompok elit masyarakat dimana rentan terjadi praktik – praktik Nepotisme.

Sistem Politik Demokrasi

Sistem Politik ini berbeda dari kebanyakan sistem politik yang ada, jakalau kebanyakan sistem dipegang oleh individu atau kelompok, maka sistem ini adalah kebalikan nya. Sistem ini dikendalikan langsung oleh rakyat. Dengan adanya Pemilu sebagai instrumen demokrasi, rakyatlhah sebagai pemegang kekuasang penuh terhadap kebijakan – kebijakan yang akan lahir nanti.

Politik, apapun alasannya, yang pasti memegang peran yang cukup sentral dalam menentukan nasib bangsa kedepan. Dari Politik lahir berbagai kebijakan – kebijakan yang nantinya berguna bagi masyarakat banyak. Politik sejatinya merupakan sebuah strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan – tujuan tertentu, sehingga dengan Politik orang atau lebih – lebih pejabat publik harus senantiasa mengkedepankan asas demokrasi sebagai istrumen dalam kehidupan bernegara.

Tidak ada satupun suatu Negara di dunia ini yang tidak memakai Politik sebagai alat untuk meraih kekuasaan. baik itu negara dengan bentuk Republik, Kesatuan, Monarki, Federal. Hal ini dikarenakan setiap negara mempolitisasi kekuasaan demi tercapainya kepentingan negara dengan warga negaranya. Dengan segala manuver, orang – orang akan menggunakan Politik itu.

Demikian pembahasan mengenai Pengertian Politik, tujuan Politik, dan sistem – sistem Politik. Semoga artikel ini bisa meng – edukasi para pembaca, sehingga kita semua tidak buta lagi dengan istilah Politik yang sering kita jumpai dari orang sehari – hari. Dan, nantikan artikel selanjutnya seputar dunia Politik.